Siapa Bermain di Isu Anti-Cina?

Sentimen Sinophobia (anti-Cina/Tionghoa) belakangan ini marak muncul di media sosial. Mulai dari isu masuknya jutaan pekerja asal Tiongkok. Ada pula pembicaraan bahwa sesungguhnya sebagian mereka adalah tentara. Gossip lain menyebut bahwa Indonesia akan menghapus rupiah dan menggantinya dengan mata uang Tiongkok, Yuan. Tanda-tanda ke arah itu, menurut gossip tersebut, mulai terlihat dari gambar di uang kertas terbaru yang dibayangkan mirip dengan palu dan arit.

Walaupun gossip dan issue itu satu persatu terbukti tidak berdasar, namun terus berhembus di masyarakat. Tidak sedikit yang termakan. Continue reading “Siapa Bermain di Isu Anti-Cina?”

Mengapa Program 1 M Setiap RW Ditolak

Salah satu program utama yang dikampanyekan secara massif oleh pasangan Agus-Sylvi pada Pilkada Jakarta kali ini adalah tentang rencana bagi-bagi uang negara 1 milyar untuk tiap RW tiap tahun. Rencana ini menjadi bahan perbincangan publik belakangan ini.

Pertanyaan yang muncul antara lain adalah apakah kebijakan cash transfer semacam itu akan membawa dampak perubahan perilaku pada publik penerima program? Kebijakan sosial model transfer langsung banyak dihindari terutama karena kebijakan semacam itu dinilai tidak mendidikan atau setidak-tidaknya tidak memiliki daya dorong pada perubahan perilaku. Continue reading “Mengapa Program 1 M Setiap RW Ditolak”

75% Warga DKI Puas dengan Kinerja Ahok

75 persen warga DKI Jakarta mengaku puas dengan kinerja petahana Basuki Thahaya Purnama membangun Jakarta. Angka ini diperoleh dari hasil survei opini publik yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (Saiful Mujani) yang dipresentasikan siang ini di Jakarta.

Approval rating atau tingkat kepuasan publik ini meningkat cukup tajam dari hasil survei satu bulan sebelumnya, 69 persen. Sementara yang tidak atau kurang puas hanya sekitar 24 persen. Dengan ungkapan yang lain, dari 10 orang di DKI Jakarta, 7 sampai 8 orang di antaranya puas dengan kinerja Ahok sejauh ini. Continue reading “75% Warga DKI Puas dengan Kinerja Ahok”

Ahok Belum Tergoyahkan

Setidaknya ada dua faktor yang menyebabkan publik Jakarta masih dominan mengunggulkan Basuki Cahaya Purnama dalam Pilkada 2017 nanti. Pertama, belum ada kandidat lain yang secara serius diusung oleh partai politik, kecuali partai-partai yang mendukung Ahok. Kedua, publik merasakan manfaat langsung kinerja petahana dalam melakukan perbaikan pelayanan publik, reformasi birokrasi, perbaikan ruang-ruang publik, pembangunan infrastruktur, dan akuntabilitas.

Berikut ini talkshow tentang paparan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tentang opini publik Jakarta dan kinerja pemerintah provinsi.

Bagian Pertama

Bagian Kedua

Bagian Ketiga